Beranda » Berita » Komisi B DPRD Dorong Transformasi PDAM Tirtamarta, Bidik Pelanggan Baru dan Pasar Hotel

Komisi B DPRD Dorong Transformasi PDAM Tirtamarta, Bidik Pelanggan Baru dan Pasar Hotel

KangSofyan.com – Komisi B DPRD Kota Yogyakarta mendorong transformasi layanan dan pengembangan bisnis Perumda Air Minum (PDAM) Tirtamarta melalui peningkatan jumlah pelanggan, perluasan jaringan distribusi, serta penguatan sektor usaha baru. Hal itu mengemuka dalam rapat kerja Komisi B DPRD Kota Yogyakarta bersama PDAM Tirtamarta yang digelar di Kota Yogyakarta, Senin (1/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Direktur Utama PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta, H. Dani Darmawan, S.H., M.Kn., memaparkan rencana bisnis perusahaan selama periode kepemimpinannya. Salah satu target utama yang disampaikan adalah penambahan sekitar 4.000 sambungan rumah (SR) baru untuk memperluas cakupan layanan air bersih kepada masyarakat di seluruh kemantren di Kota Yogyakarta.

Selain memperkuat layanan publik, PDAM Tirtamarta juga menyiapkan strategi pengembangan usaha dengan menyasar pasar hotel berbintang melalui penyediaan pasokan air bersih serta pengembangan bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) merek AYO-Air Jogja. Menurut Dani Darmawan, langkah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pendapatan perusahaan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Mohammad Sofyan, S.T., mengatakan rapat kerja tersebut menjadi forum evaluasi terhadap kondisi terkini PDAM Tirtamarta. Ia mengungkapkan jumlah pelanggan mengalami penurunan dari sebelumnya sekitar 33 ribu pelanggan menjadi 31.399 pelanggan atau berkurang lebih dari seribu pelanggan dalam beberapa waktu terakhir.

“Persoalan utama yang kita hadapi saat ini adalah menurunnya jumlah pelanggan. Selain itu, terdapat pelanggan yang secara administrasi masih tercatat aktif, tetapi tidak lagi menggunakan layanan air bersih dari PDAM,” ujar Sofyan.

Menurutnya, PDAM Tirtamarta memiliki dua fungsi yang harus berjalan seimbang, yakni sebagai badan usaha yang memberikan pelayanan publik dan sebagai perusahaan daerah yang dituntut menghasilkan keuntungan bagi Pemerintah Kota Yogyakarta. Karena itu, Komisi B bersama manajemen PDAM sepakat untuk meningkatkan kembali jumlah pelanggan dengan target pertumbuhan sekitar 1.091 pelanggan setiap tahun.

Sofyan menjelaskan, terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan untuk mencapai target tersebut. Cakupan pelayanan PDAM saat ini baru mencapai sekitar 19,64 persen, masih di bawah target 25 persen. Selain itu, tingkat kehilangan air akibat kebocoran jaringan masih tergolong tinggi, mencapai sekitar 55 persen. Kondisi tersebut diperparah oleh usia jaringan perpipaan yang sudah cukup tua serta banyaknya meter air yang tidak lagi akurat.

“Untuk mengatasi persoalan tersebut, perlu dilakukan perluasan jaringan distribusi, rehabilitasi pipa lama, penggantian meter air dengan teknologi digital, serta pembangunan sistem monitoring terintegrasi atau command center agar distribusi air dapat dipantau secara real time,” katanya.

Di sektor bisnis, Komisi B DPRD mendukung langkah PDAM Tirtamarta untuk memperluas pasar penyediaan air bersih bagi hotel-hotel berbintang di Kota Yogyakarta. Selain itu, pengembangan produk AMDK AYO-Air Jogja juga dinilai memiliki prospek yang menjanjikan sebagai sumber pendapatan baru bagi perusahaan daerah tersebut.

Rapat kerja juga menghasilkan kesepakatan untuk melakukan pertemuan dan evaluasi secara berkelanjutan antara DPRD dan PDAM Tirtamarta. Melalui langkah tersebut, berbagai persoalan layanan maupun pengembangan usaha diharapkan dapat dipantau dan diselesaikan lebih dini, sehingga manfaat pelayanan air bersih dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Yogyakarta.

  1.  
expand_less